Tuesday 3 February 2026 - 16:00
Hikmah Sahifah Sajjadiyyah | Jalur Hidayah dalam Cahaya Doa-Doa Imam Ali As-Sajjad (as)

Hawzah/ Tanpa pemahaman dan pengenalan akan Imam Maksum, pengenalan terhadap Tuhan yang disembah pun tidak akan mungkin tercapai; karena tanpa cahaya ilahi, jalan penghambaan tidak akan pernah dapat ditempuh.

Berita Hawzah – Imam Ali Zainal Abidin As-Sajjad 'alaihissalam dalam Shahifah Sajjadiyah menyatakan demikian:

«إِنَّمَا یَهْتَدِی الْمُهْتَدُونَ بِنُورِ وَجْهِکَ فَصَلِّ عَلَی مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ اهْدِنَا»

"Sesungguhnya orang-orang yang mendapat petunjuk itu hanyalah mendapat petunjuk dengan cahaya wajah-Mu. Maka limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya, dan berilah kami petunjuk." (Doa Kelima)

Penjelasan:

Petunjuk (hidayah) hanya mungkin tercapai melalui cahaya Ilahi. Memohon petunjuk dari Allah Swt pada hakikatnya adalah memohon cahaya-Nya; sebuah cahaya yang tanpanya mustahil seseorang dapat mencapai kedudukan yang tinggi.

Allah Swt dalam Al-qur'an berfirman:

«فَآمِنُوا بِاللهِ وَرَسُولِهِ وَالنُّورِ الَّذِی أَنْزَلْنا»

"Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Qur'an) yang telah Kami turunkan." (QS. At-Taghabun: 8)

Imam Muhammad Al-Baqir 'alaihissalam dalam menafsirkan ayat yang mulia ini bersabda:

«... اَلنُّورُ وَ اَللَّهِ اَلْأَئِمَّةُ مِنْ آلِ مُحَمَّدٍ صَلَّی اَللَّهُ عَلَیْهِ وَ آلِهِ إِلَی یَوْمِ اَلْقِیَامَةِ وَ هُمْ وَ اَللَّهِ نُورُ اَللَّهِ اَلَّذِی أَنْزَلَ وَ هُمْ وَ اَللَّهِ نُورُ اَللَّهِ فِی اَلسَّمَاوَاتِ وَ فِی اَلْأَرْضِ... .»

"...Demi Allah, yang dimaksud dengan cahaya ilahi adalah para Imam dari keluarga Muhammad Saw hingga Hari Kiamat. Dan demi Allah, merekalah cahaya Allah yang telah Dia turunkan. Dan demi Allah, merekalah cahaya Allah (yang berada) di langit dan di bumi..." (Al-Kafi, jilid 1, halaman 194)

Oleh karena itu, dalam ziarah kepada Imam Zaman 'alaihissalam pada hari Jumat, kita menyapa Beliau dengan ungkapan seperti berikut:

«السَّلامُ عَلَیْکَ یَا نُورَ اللَّهِ الَّذِی یَهْتَدِی بِهِ الْمُهْتَدُونَ وَ یُفَرَّجُ بِهِ عَنِ الْمُؤْمِنِینَ.»

"Salam sejahtera atasmu, wahai cahaya Allah, yang dengan-Nya orang-orang yang mendapat petunjuk menjadi terbimbing, dan dengan-Nya kesedihan dihilangkan dari orang-orang beriman."

Dengan demikian, berdasarkan ayat dan riwayat, satu-satunya jalan untuk terhubung dengan Tuhan dan Kekasih adalah dengan terhubung kepada Imam Zaman 'alaihissalam. Tanpa pemahaman dan pengenalan terhadap Imam Maksum 'alaihimussalam, pengenalan terhadap Tuhan mustahil tercapai. Sebab, tanpa cahaya, seseorang tidak akan pernah mampu menapaki jalan penghambaan.

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha