Berita Hawzah – Teks pesan yang disampaikan pada acara penghormatan kepada Profesor Muhammad Ali Mahdawi Rad, yang diselenggarakan pada Kamis, 1 Januari 2026, di Aula Kebudayaan, Kompleks Fakultas Farabi, adalah sebagai berikut:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Para ulama dan ilmuwan, yang merupakan obor ilmu dan kebudayaan, laksana pembawa lentera yang menerangi jalan bagi para penempuh dunia penelitian, dan masyarakat memperoleh manfaat dari pemikiran serta riset mereka.
Oleh karena itu, memuliakan dan menghormati mereka merupakan sebuah kewajiban moral; sebagaimana menghormati seorang guru, bagi semua orang yang telah mengambil manfaat dari ilmunya, dipandang sebagai tanggung jawab nurani.
Dalam sebuah riwayat dari Imam Hasan Askari (alaihis salam) disebutkan bahwa ketika seorang ilmuwan memasuki sebuah majelis, beliau memuliakannya di atas seluruh kerabat dan mempersilakannya duduk di tempat terhormat. Ketika tindakan ini dipersoalkan, beliau bersabda: “Ia membela kebenaran dan mengalahkan musuh dengan argumentasi ilmiah dan rasional.”
Cendekiawan terkemuka, Hujjatul Islam wal Muslimin Tuan Mahdawi Rad, merupakan salah satu contoh nyata dari prinsip tersebut. Sejak masa mudanya hingga kini, beliau secara konsisten telah melakukan berbagai penelitian bernilai dalam beragam bidang kebudayaan Islam, khususnya karya-karya beliau di bidang Al-Qur’an dan sejarah yang sangat edukatif dan mencerahkan.
Di samping itu, beliau juga inovatif dalam metodologi penelitian. Jurnal Ayin-e Pazhuhesh (Metodologi Penelitian) merupakan salah satu inisiatif beliau yang, alhamdulillah, hingga kini terus terbit secara berkesinambungan.
Saya menyampaikan salam dan penghormatan kepada seluruh hadirin yang telah berpartisipasi dalam acara penghargaan bagi sosok ilmiah dari kalangan hawzah dan universitas ini, serta memohon kepada Allah SWT. agar menganugerahkan keberhasilan yang semakin meningkat kepada Tuan Mahdawi Rad. Semoga beliau berkenan menerima penghargaan sederhana ini, karena sesungguhnya kedudukan ilmiah beliau layak memperoleh apresiasi yang jauh lebih besar.
Ja’far Subhani
Your Comment