Berita Hawzah – Ayatullah al-‘Uzma Nouri Hamedani, dalam pesannya pada penutupan Festival Inovasi Dakwah Jannat, menegaskan bahwa dakwah adalah amanat utama para fadhil Hawzah. Sejak langkah pertama memasuki Hawzah hingga akhir perjalanan, seluruh usaha dan capaian bermuara pada tugas suci ini, misi yang tak pernah lepas dari pundak manusia.
Beliau menekankan bahwa agar dakwah berbuah hasil, perlu perhatian serius terhadap metode dan sarana. Meski perkembangan dunia digital dan media baru tidak bisa diabaikan, ia tetap meyakini kekuatan dakwah tradisional, yakni tatap muka dan mimbar: “Tidak ada metode yang lebih berpengaruh daripada dakwah langsung, meski saya tidak menolak dampak besar dakwah melalui media sosial, video, dan program visual.”
Ayatullah Nouri Hamedani menambahkan bahwa dakwah adalah seni sekaligus ilmu yang menuntut penguasaan mendalam atas berbagai bidang, khususnya bahasa Arab dan Persia. Seorang da‘i yang efektif harus berakhlak, memahami zaman, mengenali audiens, menggunakan sumber terpercaya, serta menjawab keraguan masyarakat dengan argumen yang jelas. Ia menekankan agar para da‘i tidak mengabaikan isu-isu kontemporer seperti budaya, politik, dan ekonomi.
Beliau juga menyoroti perlunya koordinasi: “Sayangnya, banyak lembaga terkait dan tidak terkait ikut campur dalam dakwah. Ini adalah kelemahan. Dakwah adalah kerja profesional, harus ada satu pusat yang bertanggung jawab penuh.”
Selain itu, ia menekankan pentingnya spesialisasi bidang dakwah: da‘i di ruang digital, da‘i dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, da‘i pembuat animasi, serta da‘i untuk anak-anak dan remaja. Langkah awal yang dilakukan oleh Manajemen Hawzah Qom dan Kantor Dakwah disebutnya menggembirakan.
Di akhir pesannya, Ayatullah Nouri Hamedani menegaskan dukungan terhadap pengembangan dan perluasan aktivitas dakwah, peningkatan posisi dakwah di kalangan pelajat hawzah, serta motivasi dan pencarian bakat para da‘i. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara festival dan memohon taufik bagi semua dari Allah SWT.
Your Comment