Berita Hawzah – Edisi ke-21 “Tenda Ramadan” akan diselenggarakan pada 18 Februari hingga 19 Maret (bertepatan dengan 29 Bahman hingga 28 Esfand dalam kalender Iran), seiring dengan bulan suci Ramadan berdasarkan kalender Islam, di Moskow.
Diperkirakan delegasi dari sekitar 10 negara, termasuk Qatar, Arab Saudi, Afghanistan, negara-negara Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), serta berbagai wilayah Rusia akan turut ambil bagian dalam acara ini.
Di antara tamu undangan terdapat perwakilan seluruh agama resmi, pejabat dari Kantor Kepresidenan, Dewan Federasi dan Duma Negara Rusia, tamu-tamu tingkat tinggi dari berbagai negara, ilmuwan, seniman, pelaku ekonomi, serta atlet. “Tenda Ramadan” diperkirakan akan menjadi tuan rumah bagi lebih dari 50 ribu pengunjung sepanjang bulan tersebut.
Program Budaya dan Edukasi 2026
Program budaya-edukasi tahun 2026 digelar dalam rangka “Tahun Persatuan Etnis Rusia” yang dicanangkan oleh Presiden Rusia.
Penyelenggara menyatakan bahwa proyek ini bertujuan menghubungkan warisan budaya berbagai etnis Rusia dan dunia, sekaligus menggambarkan visi generasi masa depan. “Tenda Ramadan” mengundang para tamu untuk memandang masa depan melalui lensa masa kini dengan bertumpu pada pengalaman berharga masa lalu, serta menampilkan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui simbol dan gambaran era kontemporer. Tujuannya adalah membangun pemahaman baru tentang warisan budaya sebagai fondasi kemajuan dan kemakmuran, serta menunjukkan pentingnya menghubungkan keunggulan masa lalu dengan cakrawala masa depan.
Program Iftar dan Kegiatan Sosial
Tujuan utama proyek ini adalah penyelenggaraan iftar amal sepanjang bulan Ramadan. Selain penyediaan makan malam gratis di dalam tenda, lebih dari 1.200 paket iftar dibagikan setiap hari di area luar.
Dalam kerangka kampanye “Memberi Makan Orang yang Berpuasa” yang berada di bawah naungan Yayasan Amal Zakat, lebih dari 1.000 orang menerima makan malam gratis setiap hari. Secara keseluruhan, diperkirakan lebih dari 80 ribu orang yang berpuasa akan menerima santapan selama Ramadan.
Program budaya diselenggarakan sebelum waktu berbuka puasa dan mencakup pertunjukan seni, pementasan, pemutaran video edukatif, serta pidato tamu kehormatan. Selain itu, akan digelar lomba tilawah Al-Qur’an dan pengenalan sejarah serta tradisi berbagai bangsa dan negara melalui kisah para pahlawan nasional.
Fasilitas dan Penyelenggara
Peralatan teknis tenda telah diperbarui untuk menjaga suhu yang nyaman, dan pemanas tambahan akan dipasang bila diperlukan. Untuk menjamin keamanan, area acara dilengkapi pagar pembatas dan detektor logam.
Proyek ini akan ditutup dengan festival kota tradisional “Idulfitri” pada 21 dan 22 Maret.
Penyelenggara proyek budaya ini adalah Direktorat Spiritual Muslim Moskow dengan dukungan Direktorat Spiritual Muslim Federasi Rusia serta Pemerintah Kota Moskow.
Pelaksanaannya melibatkan lembaga keagamaan Moskow, sekolah-sekolah ilmu agama, asosiasi keagamaan ibu kota, dan lebih dari 500 relawan. Proyek ini dipimpin oleh Wakil Ketua Direktorat Spiritual Muslim Federasi Rusia sekaligus Mufti Moskow, Ildar Alyautdinov.
Your Comment