Sunday 19 October 2025 - 21:33
Demonstrasi anti-Trump di seluruh Amerika Serikat

Hawzah/ Aksi demonstrasi besar dengan slogan “Tidak untuk Kerajaan!” digelar di berbagai kota besar Amerika Serikat. Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan kemarahan dan penentangan terhadap kebijakan salah Presiden Donald Trump, khususnya di bidang imigrasi, pendidikan, dan sektor lainnya. Menurut para penyelenggara, jumlah aksi serupa yang berlangsung di seluruh Amerika mencapai sekitar 2.600 kegiatan.

Berita Hawzah - Aksi besar ini merupakan gelombang protes massal ketiga sejak Trump kembali ke Gedung Putih. Penutupan pemerintahan federal (government shutdown) juga menjadi salah satu pemicu utama demonstrasi tersebut, karena telah melumpuhkan sejumlah program dan layanan publik.

Para pengamat politik menilai bahwa langkah-langkah Trump saat ini merupakan upaya untuk menguji keseimbangan kekuasaan di Amerika Serikat, sebab cabang eksekutif kini menunjukkan sikap agresif terhadap Kongres dan lembaga peradilan. Hal ini dianggap sebagai tanda kemunduran menuju gaya pemerintahan otoriter dan diktator.

Aksi protes ini awalnya dimulai di luar Amerika Serikat, dengan ratusan demonstran berkumpul di depan Kedutaan Besar AS di London, serta ratusan lainnya di Madrid dan Barcelona. Gerakan tersebut kemudian menyebar luas ke berbagai kota di Amerika Serikat dengan seruan yang sama menentang kebijakan pemerintahan Trump.

Sumber: Al Jazeera

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha