Dilansir dari laporan Berita Hawzah, Almarhum Ayatullah Mujtahidi Tehrani dalam salah satu pelajaran akhlaknya menyinggung tema “Pentingnya Diam dan Menjaga lisan”, yang kami sajikan ulasannya, sebagai berikut ini.
Kita harus benar-benar menjaga lisan kita!
Tidak ada satu pun anggota tubuh manusia yang memiliki potensi bahaya dan kerusakan sebesar lidah. Diriwayatkan bahwa setiap pagi, seluruh anggota tubuh berdialog dengan lidah; mereka berkata: "keadaan kami baik, asalkan engkau tidak menyakiti kami. Jika engkau mengghibah, memfitnah, atau mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Maka engkau telah merusak keadaan kami. Engkau akan menhalangi kita dari beribadah, dan berdoa, serta membuat kita sengsara." Artinya, dengan satu kalimat saja, lidah dapat membuat seseorang celaka; merusak kehormatan, menyakiti hati, dan bahkan melenyapkan amalan-amalan baiknya.
Seorang guru akhlak di Qom pernah berkata:
"Diam, sedikit makan, menghidupkan sepertiga malam (waktu tahajjud), menyendiri, dan dzikir secara terus-menerus, akan menyempurnakan amal perbuatan manusia yang belum sempurna di dunia."
Artinya, diam, sedikit makan, menghidupkan sepertiga malam (waktu tahajjud), menyendiri, dan mengingat allah, menyempurnakan amal perbuatan manusia yang belum sempurna. Dan yang paling penting dari kelima hal ini adalah diam dan menjaga lisan.
Your Comment