Berita Hawzah – Acara ini diselenggarakan dengan tujuan memasyarakatkan budaya luhur Al-Qur’an, memperkuat kedekatan generasi remaja dengan Kalam Ilahi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan revolusioner. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang sarat spiritualitas dan kebersamaan, menampilkan wujud ikatan budaya dan keagamaan yang mendalam di antara para peserta.
Dalam majelis penuh cahaya tersebut, sejumlah penghafal Al-Qur’an berusia di bawah 13 tahun dari kota Rawalpindi, Islamabad, Gilgit-Baltistan, dan berbagai wilayah lain di Pakistan turut ambil bagian. Dengan penuh semangat dan keikhlasan, mereka memperdengarkan hafalan Al-Qur’an untuk dinilai oleh dewan juri.
Partisipasi luas para remaja ini menunjukkan tingginya posisi pendidikan Al-Qur’an di tengah keluarga-keluarga Pakistan serta mencerminkan kedekatan hubungan budaya antara dua bangsa, Iran dan Pakistan.
Mahdi Taheri, Kepala Rumah Kebudayaan Republik Islam Iran di Rawalpindi, dalam sambutannya menyinggung kondisi anak-anak tak berdosa di wilayah yang dilanda perang dan kekerasan, khususnya di Gaza. Ia menekankan bahwa saat ini dunia lebih dari sebelumnya membutuhkan kembali kepada ajaran-ajaran Al-Qur’an yang membangun kemanusiaan, ajaran yang menempatkan pembelaan terhadap kaum tertindas, penegakan keadilan, dan perlawanan terhadap kezaliman sebagai prinsip utama.
Ia juga menyatakan bahwa Republik Islam Iran merupakan pelopor dalam bidang kegiatan Al-Qur’an dan telah melakukan berbagai langkah yang diperlukan untuk memajukan serta mengembangkan budaya Qurani. Dalam kerangka tujuan tersebut, Rumah Kebudayaan berkomitmen mengerahkan seluruh upayanya guna meningkatkan kualitas pendidikan dan mempererat kedekatan remaja dengan Al-Qur’an, serta siap melaksanakan berbagai program dan inisiatif yang efektif di bidang ini.
Para hadirin menyatakan solidaritas terhadap anak-anak yang terdampak di berbagai wilayah dunia serta memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar menganugerahkan kemuliaan, persatuan, dan kedamaian bagi rakyat Iran, Pakistan, dan negara-negara Islam lainnya. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Rumah Kebudayaan Republik Islam Iran di Rawalpindi atas penyelenggaraan program spiritual tersebut.
Sumber: Humas Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam.
Your Comment