Sunday 1 February 2026 - 18:07
Kondisi Kritis Aktivis Muslim Pendukung Palestina

Hawzah/ Muhammad Khalid, seorang aktivis yang dipenjara di Inggris karena mendukung Palestina, telah melakukan mogok makan di penjara. Namun, pemerintah Inggris tidak mau memperhatikan tuntutannya untuk mendukung perjuangan Palestina.

Berita Hawzah ­– Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Muhammad Khalid, Dr. Smith mengkonfirmasi bahwa kondisi fisiknya sangat buruk dan organ-organ internalnya mulai mengalami kerusakan.

Dr. Smith juga menyatakan bahwa tim hukum yang menangani kasus mogok makan sekarang memiliki bukti kuat untuk melakukan investigasi lebih lanjut tentang dugaan perlakuan buruk yang dialami oleh Muhammad Khalid selama masa penjaranya.

Dengan demikian, tim hukum dapat melakukan investigasi yang lebih mendalam dan objektif untuk menentukan apakah Muhammad Khalid telah mengalami perlakuan buruk atau tidak selama masa penjaranya.

Ia menjelaskan bahwa Muhammad Khalid, yang kini dalam kondisi kritis, berisiko mengalami gagal jantung. Jika dia ingin menghentikan mogok makannya, dia tidak bisa langsung kembali makan seperti biasa karena kondisinya yang sangat lemah. Dia membutuhkan diet yang sangat hati-hati dan diawasi oleh dokter untuk pulih dari kelemahan yang mengancam nyawanya.

Sayangnya, pemerintah Inggris tampaknya tidak peduli dengan kondisi tahanan, termasuk Muhammad Khalid, yang dipenjara hanya karena mendukung rakyat Palestina yang tertindas. Meskipun melakukan mogok makan, dia tidak mendapatkan hak-hak dasar yang seharusnya diterima oleh tahanan yang melakukan mogok makan di penjara-penjara Inggris.

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha