Dilansir dari Unit Penerjemah Berita Hawzah, Hujjatul Islam wal Muslimin Syabir Hasan Maisami, Sekretaris Jenderal Dewan Ulama Syiah Pakistan sekaligus Wakil Ketua Dewan Solidaritas Nasional, dalam pertemuan Forum Dunia Islam bertema “Keselarasan Sikap dan Kesatuan Pandangan Umat Islam” yang digelar di Islamabad, Pakistan, menegaskan pentingnya persatuan, keselarasan pemikiran, dan koordinasi sikap di antara negara-negara Islam.
Ia menambahkan, saat ini dunia Islam lebih dari kapan pun membutuhkan persatuan dan kesatuan pemikiran, karena kurangnya koordinasi dalam bidang pemikiran dan politik telah menyebabkan umat Islam tidak mampu bersatu dan mempertahankan posisi yang sama dalam menghadapi persoalan-persoalan mendasar, khususnya di tingkat global.
Ulama terkemuka asal Pakistan ini menegaskan bahwa pusat utama persatuan umat adalah sosok agung Nabi Muhammad saw. Hanya dengan mengikuti teladan suci dan ajaran beliau, umat Islam dapat mencapai kemuliaan, kejayaan, serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Menyinggung peran media, ia mengatakan bahwa sebagian media dengan penyebaran berita palsu dan menyesatkan, serta penggunaan alat media secara tidak bijak, telah melemahkan persatuan umat Islam dan membuka jalan bagi munculnya fitnah. Media, menurutnya, seharusnya digunakan untuk menyebarkan kebenaran dan keadilan serta memperkuat nilai-nilai Islam agar menjadi sarana persatuan, solidaritas, dan pencerahan di antara kaum Muslimin. Media yang berkomitmen dapat berperan penting dan konstruktif dalam meneladankan akhlak Nabi Muhammad saw. serta memperkokoh persatuan umat Islam.
Sekretaris Jenderal Dewan Ulama Syiah Pakistan itu juga menegaskan, dengan merujuk pada pesan universal Al-Qur’an tentang persatuan umat, bahwa teladan hidup Nabi Muhammad saw. adalah contoh terbaik untuk mewujudkan kesatuan tersebut. Ia menambahkan, sudah tiba saatnya umat Islam di seluruh dunia meneladani kehidupan penuh cahaya beliau dan bersatu padu dalam menghadapi persoalan-persoalan mendasar dunia Islam, termasuk isu Palestina.
Dalam kesempatan itu ia juga mengingatkan ayat Al-Qur’an:
“وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِیعًا وَلَا تَفَرَّقُوا”
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (Surah Ali Imran, ayat 103)
Di akhir pidatonya, Hujjatul Islam Syabir Maisami menegaskan bahwa kunci kemenangan dan kejayaan umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat, terletak pada kemampuan untuk meninggalkan perpecahan dan bergerak di jalan persatuan serta kebersamaan sebagai satu umat yang utuh.
Kehadiran para ulama dari berbagai mazhab dalam pertemuan tersebut menjadi simbol tekad bersama para cendekiawan agama di Pakistan untuk memperkuat persatuan umat Islam dan meningkatkan solidaritas dalam menghadapi tantangan pemikiran, politik, dan sosial yang tengah dihadapi dunia Islam.
Your Comment